Arsa's blog..

try to express myself..

Belajar Membuat Simple RSS Feed Reader dengan SimplePie, PHP dan Jquery

with 5 comments

Terinspirasi dari sebuah contoh Ajax RSS Reader ini, muncul sebuah ide untuk mencoba membuat ‘Simple RSS Feed Reader’ sendiri. Nah kemudian pencarian referensi lebih lanjut pun dimulai dengan bantuan mbah Google. Wah ternyata di google telah banyak aplikasi RSS Feed Reader berbasis web yang keren-keren, tapi tidak apa-apa namanya juga belajar mesti dicoba hehe:mrgreen: Oya, sebelum memulai mungkin banyak yang bertanya apa sih RSS itu? Dari situs wikipedia (en|id), secara singkat didapat penjelasan bahwa RSS atau ‘Really Simple Syndication’ merupakan distribusi konten yang berbasiskan format XML, biasanya konten ini sering diperbaharui secara reguler seperti pada situs berita atau blog. Sebuah dokumen RSS dapat berisi keseluruhan ataupun ringkasan konten dan juga metadata seperti judul, tanggal terbit hingga nama dari penerbit/penulis konten. Agar dapat diakses oleh para pengguna/pembaca maka distributor konten (situs web bersangkutan) tersebut akan menyediakan umpan web (feed) RSS dalam bentuk link pada situs web mereka. ‘RSS feed‘ inilah yang nantinya akan dimanfaatkan dalam aplikasi pembaca atau ‘RSS Feed Reader’.

Seperti pada penjelasan sebelumnya, RSS berbasiskan format XML sehingga untuk membaca RSS feed perlu dilakukan parsing/menguraikan RSS feed tersebut. Untuk mem-parsing RSS feed yang ingin ditampilkan, disini digunakan sebuah code library berbasis PHP, yakni SimplePie. Simplepie dipilih karena menurut saya dokumentasinya yang cukup lengkap sehingga mempermudah untuk mempelajarinya. Selain itu, digunakan juga javascript library yakni jQuery untuk menangani mekanisme Ajax dan jQuery UI Tabs untuk tampilannya. Ide dari aplikasi sederhana ini sebenarnya adalah bagaimana menempatkan isi/hasil parsing dari beberapa RSS feed pada tab-tab, kemudian ketika tab tertentu dipilih maka isi/hasil parsing dari RSS feed bersangkutan akan di-load dengan mekanisme Ajax. Nantinya, alamat-alamat/sumber RSS feed yang ingin ditampilkan tersebut juga akan dikelola dan disimpan dalam database sehingga dapat ditambah, diubah maupun dihapus.

feed-reader-main

feed-reader-main

feed-reader-admin

feed-reader-admin

Read the rest of this entry »

Written by dearsa

4 June 2011 at 08:04

Posted in Jquery, PHP

Belajar Membuat Simple Add, Edit, Delete dan Search Data beserta Pagination berbasis Ajax dengan Jquery dan PHP

with 125 comments

Dalam mengelola data utama pada sebuah aplikasi maka dibutuhkan fungsi-fungsi yang dapat menangani proses penambahan data (Add), perubahan data (Edit), penghapusan data (Delete) dan pencarian data (Search). Tulisan kali ini akan membahas bagaimana membuat sebuah aplikasi sederhana berbasis web untuk dapat menangani fungsi-fungsi tersebut termasuk menampilkan data dengan pagination dimana di dalamnya telah menerapkan mekanisme Ajax. Aplikasi web yang dibahas pada tulisan ini, sebenarnya dibuat berdasarkan aplikasi yang telah dibahas sebelumnya pada sebuah blog yang ada di sini, matur nuwun😀 Dari aplikasi web tersebut, kemudian ditambahkan fungsi pencarian data dan menampilkan data dengan pagination. Untuk menerapkan mekanisme Ajax pada aplikasi web tersebut, dalam pembahasan ini digunakan sebuah javascript library yakni Jquery dan didukung bahasa pemrograman PHP. Selain itu, untuk menangani pagination dalam menampilkan data digunakan sebuah class yang dibuat oleh Reneesh T K.

Read the rest of this entry »

Written by dearsa

13 August 2010 at 22:17

Posted in Jquery, PHP

Konfigurasi auto-mount partisi di Ubuntu dengan Pysdm

with 2 comments

Konfigurasi auto-mount partisi di Ubuntu, menurut saya perlu untuk dilakukan khususnya ketika kita melakukan instalasi dual-boot Ubuntu dengan sistem operasi lain (dalam hal ini saya menggunakan Windows XP dan Ubuntu 9.04). Hal tersebut dilakukan karena setelah proses instalasi Ubuntu selesai, partisi hdd lainnya dalam hal ini partisi Windows biasanya secara otomatis telah dikenali oleh Ubuntu, tetapi untuk dapat mengakses partisi lain tersebut maka kita harus melakukan mount sacara manual dengan membuka Places kemudian mengklik setiap hdd yang ingin di-mount. Terlebih lagi terjadi permasalahan, misalnya: ketika kita sudah melakukan mount secara manual terhadap suatu partisi untuk mengakses dan men-set suatu gambar wallpaper dari partisi tersebut maka ketika Ubuntu di-restart, gambar wallpaper yang telah di-set tadi tidak akan muncul karena kondisi partisi kembali ke posisi awal yang belum di-mount.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka prinsipnya kita harus melakukan perubahan pada bagian ‘fstab’ sehingga partisi hdd kita yang lain akan di-mount saat boot pertama kali (seperti yang telah saya lakukan di sini). Pada tulisan tersebut, konfigurasi masih dilakukan secara manual dan wah..😯 saya baru menyadari kalau ternyata ada sebuah aplikasi berbasis GUI yang dapat digunakan untuk melakukan konfigurasi auto-mount partisi yakni ‘pysdm’.

Read the rest of this entry »

Written by dearsa

14 May 2009 at 16:04

Posted in Ubuntu

Bicara Baik Atau Diam..

with 3 comments

Berbicara merupakan salah satu aktivitas yang selalu kita lakukan setiap hari, tidak hanya berbicara secara langsung tetapi juga berbicara atau bercakap-cakap dengan diri kita sendiri. Berikut ini ada sebuah tulisan  menarik yang dapat kita baca dan renungkan mengenai aktivitas berbicara tersebut.

Oleh Gede Prama
Sumber : iloveblue.com

Ada sejenis kecemburuan tersendiri kalau saya melihat seorang pelukis sedang melukis. Melalui kegiatan bercakap-cakap dengan diri sendiri, seorang pelukis kemudian mengungkapkan hasil percakapan tadi ke dalam sebuah lukisan. Sehingga bagi siapa saja yang cukup peka untuk memaknai karya seni, ia bisa menerka percakapan apa yang terjadi di balik banyak lukisan.

Agak berbeda dengan pelukis di mana lukisanlah salah satu hasil percakapannya dengan diri sendiri, kita manusia biasa memiliki juga hasil dari percakapan panjang kita bersama diri sendiri. Dan hasil yang paling representatif adalah badan yang kita bawa kemana-mana selama hidup. Atau kalau mau lebih dalam, jiwa adalah salah satu hasil lain dari percakapan jenis terakhir ini.

Dilihat dalam bingkai berpikir seperti ini, hidup ini isinya serupa dengan kegiatan melukis. Bedanya dengan pelukis, kita sedang melukis diri kita sendiri. Mirip dengan pelukis, ada aspek yang disengaja ada juga aspek yang tidak disengaja. Dan percakapan adalah kuas, kertas, warna yang menjadi bahan-bahan kita dalam melukis. Dalam tingkat penyederhanaan tertentu, apapun yang kita percakapkan dengan diri sendiri akan memberikan warna terhadap lukisan (baca : wajah) kita sendiri. Read the rest of this entry »

Written by dearsa

7 April 2009 at 09:37

Posted in Renungan

Emotion pada WordPress

with 4 comments

hmm..🙄 suatu ketika saat menulis suatu post dan saya ingin menambahkan beberapa gambar ’emotion’ ke dalamnya, saya bingung sendiri apa aja ya ‘shortcut’ yang digunakan untuk menambahkan gambar-gambar emotion tersebut. Seperti yang saya tahu kalau pada wordpress terdapat setting seperti tampilan dibawah ini.

set-writing
Read the rest of this entry »

Written by dearsa

15 November 2008 at 08:00

Posted in Internet

Konfigurasi Proxy untuk Terkoneksi ke Server Repository Ubuntu

with 2 comments

Repository?
Sebelum ke masalah konfigurasi, mungkin ada baiknya kita perlu mengetahui apa itu repository? Hehe..💡 akhirnya, setelah baca-baca jadi bisa tahu juga secara umum repository itu apa. Setelah kita melakukan instalasi Ubuntu (biasanya cukup dengan 1 CD installer), secara umum kita telah dapat menggunakannya untuk keperluan dasar dalam pekerjaan sehari-hari seperti mengetik, bekerja dengan file/folder (create folder, copy, paste, delete), dsb. Namun apabila kita ingin menggunakan untuk hal lainnya seperti memutar berbagai file berformat audio ataupun video dan juga menginstall aplikasi lainnya maka kita perlu menginstall berbagai library ataupun package terkait, dimana biasanya secara lengkap dapat kita temukan pada repository. Sebenarnya tidak harus repository, kita juga dapat mencari sendiri library ataupun package yang diperlukan melalui internet tetapi akan menjadi sulit karena biasanya suatu package dalam instalasi ber-dependency dengan library atau package lainnya.

Seperti kita ketahui, tersedia ratusan aplikasi atau program untuk dapat di-install pada Ubuntu. Repository merupakan tempat penyimpanan ratusan aplikasi atau program yang telah diatur sedemikian rupa dan tersedia untuk dapat diakses melalui internet. Namun, repository tidak hanya dapat diakses melalui internet saja tetapi kita juga dapat menggunakan alternatif repository lewat distribusi pada media lain seperti DVD yang tentunya sangat membantu sekali buat kita yang tidak memliki koneksi internet yang cepat. DVD-DVD repository ini dapat kita peroleh dengan memesannya melalui toko linux online yang ada seperti Baliwae, GudangLinux, Juragan Kambing ataupun lainnya (tentunya harus membayar, tetapi gpp.. itung2 usaha). Ada lagi satu cara yang lebih efisien, kalau ada teman yang punya lebih baik pinjam lewat teman saja, kan gratis hehe..:mrgreen: seperti saya yang pinjam punya teman, lumayan 5 DVD. “Ingat meminjam adalah salah satu usaha dalam proses belajar!” hehe..😀 Selain itu, terdapat pula kekurangan dalam penggunaan DVD repository yakni masalah update. Biasanya file-file pada repository akan di-update secara berkala, sehingga untuk memastikan sistem tetap up-to-date maka kita perlu terkoneksi ke internet dalam hal ini server repository.
Read the rest of this entry »

Written by dearsa

13 November 2008 at 17:23

Posted in Ubuntu

UnMHT Extension untuk Firefox

with 4 comments

unmht-logoBagi teman-teman yang sering melakukan browsing melalui internet baik untuk mencari informasi ataupun lainnya, pastinya sangatlah sering untuk menyimpan suatu halaman web yang dikunjungi dan begitu juga dengan saya sendiri. Dalam ber-internet, web browser yang sering saya gunakan adalah Firefox. Dengan Firefox, untuk menyimpan halaman web yang saya kunjungi biasanya saya melakukannya melalui menu File|Save Page As kemudian memilih Save As Type-nya : Web Page, complete, dimana dalam penyimpanan halaman web tersebut biasanya menghasilkan sebuah file berformat html dan sebuah folder yang berisi resource yang digunakan halaman web tersebut. Namun, jika dibandingkan dengan menggunakan web browser Internet Explorer atau Opera (untuk IE dimulai dari versi Internet Explorer 5 dan Opera dimulai dari versi Opera 9.0) maka kita dapat melakukan penyimpanan halaman web tersebut dengan tipe : Web Archive, single file (*.mht), dimana nantinya hanya akan menghasilkan sebuah file dengan format mht atau sering dikenal dengan file MHTML.
Read the rest of this entry »

Written by dearsa

27 August 2008 at 13:43

Posted in Internet