Arsa's blog..

try to express myself..

Mencoba Linux Ubuntu 8.04 (Hardy Heron)

with 8 comments


ubuntu-logo

Akhirnya saya melakukan instalasi Linux Ubuntu 8.04 di PC saya (sebelumnya, terima kasih buat Priyo yang udah memberi saya pinjaman CD installer Ubuntu 8.04 lengkap dengan 5 DVD repository-nya). Mungkin ini bukan percobaan pertama saya melakukan instalasi Linux. Sebelumnya saya sempat mencoba beberapa Distro Linux yang ada. Pertama kali mencoba, saya berkenalan dengan Distro Mandrake Linux 10 kemudian beralih ke Distro Fedora Core 3 kemudian ke Distro Fedora Core 7 dan saat ini saya beralih untuk mencoba Distro Linux Ubuntu 8.04. Awal perkenalan saya dengan Linux adalah rasa penasaran untuk mencoba, namun kebanyakan dari instalasi Linux yang saya lakukan tidak bertahan begitu lama di PC saya. Hikz..😦 Beberapa alasannya, yakni terkadang banyak aplikasi tambahan yang saya perlukan, tidak tersedia dalam satu CD instalasi linux yang saya peroleh, selain itu mungkin karena saya belum terbiasa menggunakan Linux dan seringnya masih menggunakan sistem operasi Microsoft Windows. Memang untuk permasalahan pertama, banyak solusi yang tersedia, kita dapat mencarinya di internet atau bertanya ke teman-teman lainnya, tetapi beginilah kalau mode β€˜malas’ lagi ON Hehe. (wah2.. ingat semua butuh usaha, jangan jadi pemalas!).

Dalam percobaan ini, proses instalasi yang saya lakukan berjalan dengan lancar. Mode grafis yang disediakan sangat membantu dalam proses instalasi ini, dimana kita tinggal membaca dan mengikuti instruksi-instruksi yang disediakan. Untuk melakukan instalasi Ubuntu 8.04, saya menyediakan space hdd kosong sebesar 15 GB, dimana space tersebut saya bagi menjadi dua secara standar yakni partisi utama (root /) dan partisi swap. Setelah semua proses instalasi selesai dilakukan, kemudian saya melakukan instalasi beberapa aplikasi dan library tambahan melalui Synaptic Package Manager, salah satunya seperti library untuk menjalankan beberapa format audio/video. Selain itu juga, tidak lupa saya mencoba desktop effects yakni Compiz-Fuzion.. wow banyak sekali efek yang keren-keren.

Selanjutnya, setelah menginstal beberapa aplikasi tambahan, dilakukan pula beberapa konfigurasi, yakni konfigurasi untuk koneksi jaringan kost sehingga nantinya file sharing tetap dapat dilakukan, konfigurasi auto mount untuk partisi hdd Windows sehingga setiap booting tidak diperlukan lagi mount secara manual dan konfigurasi printer, dalam hal ini printer yang saya gunakan adalah seri Canon IP1880. Untuk printer, seri yang saya gunakan ternyata belum tersedia driver bawaannya, dan mau tidak mau saya perlu mencari drivernya. Akhirnya setelah bertanya dan searching pada Paman Google, saya menemukan beberapa link yang menyediakan langkah-langkah konfigurasi beserta drivernya. Horee.. bisa ngeprint juga nih.πŸ™‚ Yah itulah beberapa konfigurasi penting yang saya lakukan. Sebenarnya, masih banyak sekali hal yang belum saya ketahui mengenai Linux dan tentunya, saya harus terus melakukan percobaan lebih banyak lagi. Semoga percobaan saya ini dapat memperluas pengetahuan saya mengenai Linux dan mungkin dapat berbagi pengalaman dengan teman-teman sekalian. Berikut dibawah ini adalah tampilan Linux Ubuntu 8.04 yang telah terinstall pada PC saya.

ubuntu

Oya, hampir lupa juga! Ini saya tuliskan sedikit penjelasan dan link yang berguna khususnya untuk konfigurasi yang saya lakukan. Siapa tahu ada beberapa teman yang mengalami kesulitan yang sama dengan saya.

1. konfigurasi auto-mount
biasanya setelah kita meng-install Ubuntu maka partisi hdd lainnya dalam hal ini partisi Windows secara otomatis telah dikenali oleh Ubuntu, tetapi untuk dapat mengakses partisi lain tersebut maka kita harus melakukan mount sacara manual dengan mengklik icon hdd yang ada. Untuk mengatasi hal tersebut maka kita harus melakukan perubahan pada bagian fstab sehingga partisi hdd kita yang lain akan di-mount saat boot pertama kali. Berikut konfigurasi yang saya lakukan.

#1:
membuat mount point (folder) untuk drive yang akan di mount (di /media, dimana dalam hal ini, saya mempunyai 4 partisi hdd lain yakni drive C,D,E,dan F)

arsa@arsa:~$ cd /media <- berpindah ke directory /media
arsa@arsa:/media$ sudo mkdir driveC <- membuat folder dst..
arsa@arsa:/media$ ls <- menampilkan isi dari directory /media
cdrom cdrom0 cdrom1 driveC driveD driveE driveF

#2:
membuka file fstab melalui terminal

arsa@arsa:~$ sudo gedit /etc/fstab <- membuka file fstab dengan gedit

#3:
menambahkan beberapa baris text konfigurasi (dalam hal ini, saya mempunyai 4 partisi hdd lain (drive C,D,E, dan F) dengan file system FAT32)

untuk dapat melihat list partisi yang ada dapat menggunakan perintah :

arsa@arsa:~$ sudo fdisk -l

berikut konfigurasi yang saya tambahkan :

# /dev/sda1
/dev/sda1 /media/driveC vfat auto,user,exec,uid=1000,gid=100,umask=000 0 0

# /dev/sda5
/dev/sda5 /media/driveD vfat auto,user,exec,uid=1000,gid=100,umask=000 0 0

# /dev/sda6
/dev/sda6 /media/driveE vfat auto,user,exec,uid=1000,gid=100,umask=000 0 0

# /dev/sda7
/dev/sda7 /media/driveF vfat auto,user,exec,uid=1000,gid=100,umask=000 0 0

#4:
simpan dan restart komputer untuk mengaktifkan perubahan

setelah restart maka teman2 akan mendapatkan bahwa drive2 yang di-mount tersebut ditampilkan pada desktop dan mungkin ini sedikit menggangu bagi saya. Untuk menghilangkannya dapat melalui langkah berikut.

  • tekan tombol ALT + F2 pada keyboard
  • ketik gconf-editor pada window ‘Run Application’ yang muncul
  • navigasi ke apps | nautilus | desktop
  • menghilangkan tanda centang pada volumes_visible

selain untuk menghilangkan icon drive2 yang di-mount, teman2 juga dapat melakukan perubahan lainnya seperti menampilkan/menghilangkan computer icon, home icon, network icon dan trash icon.

Link bacaan acuan:
% Automatically Mount Partitions
(
https://help.ubuntu.com/community/AutomaticallyMountPartitions)
% FsTab
(
https://help.ubuntu.com/community/Fstab)
% Ngilangin Icon Harddisk
(
http://danphi.wordpress.com/2008/05/19/ngilangin-icon-harddisk/)

2. konfigurasi jaringan
untuk melakukan konfigurasi jaringan sederhana, berikut langkah2 yang saya lakukan:

#1:
karena nantinya sharing file menggunakan Samba maka terlebih dahulu meng-install Samba, berikut melalui Shell:

arsa@arsa:~$ sudo apt-get install samba

selanjutnya pastikan mode networking aktif, dapat diketahui melalui icon Network Manager pada notification area kemudian right-click dan dilihat apakah Enable Networking telah dipilih (dicentang).

#2:
melakukan manual konfigurasi, yakni dengan left-click pada icon Network Manager kemudian klik Manual Configuration atau System | Administration | Network, sehingga menampilkan window Network Settings kemudian pilih perangkat jaringan yang digunakan, dalam hal ini LAN card biasanya eth0. Buka Properties, hilangkan centang pada Enable Roaming Mode kemudian isikan konfigurasi IP yang sesuai. Pada tab General isikan:

Host Settings Hostname: <yourcomputer> <- ini saya isi nama komputer (ex: arsa)
Domain name: <yourdomain>

#3:
meng-edit file smb.conf

arsa@arsa:~$ sudo gedit /etc/samba/smb.conf

ada beberapa yang saya ubah disini :

[global]
## Browsing/Identification ###

# Change this to the workgroup/NT-domain name your Samba server will part of
workgroup = KOST

# server string is the equivalent of the NT Description field
# server string = %h server (Samba, Ubuntu) //config sebelumnya
server string = %h (Ubuntu)

#4:
untuk melakukan sharing file, saya lakukan dengan right-click pada folder yang akan di-share kemudian pilih Sharing Options, centang pada Share This Folder. Selanjutnya kita dapat menentukan Share Name selain itu kita juga dapat menentukan apakah orang lain dapat mengubah folder ini atau Guest Acces (untuk orang yang tidak memiliki user account, dengan kata lain berstatus read only), dalam hal ini tinggal mencentang mana yang menjadi pilihan kita.

#5:
cek network neighborhood untuk melihat folder yang kita share, bila belum ada tunggu beberapa saat.

Link bacaan acuan:
% Sharing File Menggunakan Samba
(
http://ubuntupasuruan.wordpress.com/2008/03/02/sharing-file-menggunakan-samba/)

3. konfigurasi printer
untuk melakukan konfigurasi printer, saya harus mencari driver untuk printer yang saya gunakan yakni Canon IP1880 karena driver bawaannya tidak tersedia. Berikut langkah2 yang saya lakukan.

#1: download drivernya.

Common package: cnijfilter-common_2.70-2_i386.deb
iP1800 series package (Gutsy and earlier): cnijfilter-ip1800_2.70-2_i386.deb
iP1800 series package (Hardy): cnijfilter-ip1800_2.70-2_i386-hardy.deb
(silahkan download dari : Xubuntu HOWTO: Get your Canon Pixma iP1800 printer to work)

#2:
pastikan printer telah hidup dan terkoneksi ke komputer

#3:
install drivernya.

untuk menginstall package2 tesebut, dimulai dengan common package terlebih dahulu dengan cara double click, sehingga package akan dibuka melalui GDebi. Kemudian klik tombol Install Package dan masukkan password. Selain itu dapat juga melaui command line seperti berikut.

catatan : dalam hal ini driver yg saya download berada di /home/arsa/Documents/driver.

arsa@arsa:~$ cd /home/arsa/Documents/driver
arsa@arsa:~/Documents/driver$ sudo dpkg -i cnijfilter-common_2.70-2_i386.deb
arsa@arsa:~/Documents/driver$ sudo dpkg -i cnijfilter-ip1800_2.70-2_i386-hardy.deb

selain file2 tersebut, juga dibutuhkan file2 library seperti libtiff3 dan libpng3. tanpa libtiff3 printer dideteksi tapi tidak ada respon saat ngeprint. Jika libtiff3 tidak ada di repository dan yang ada cuma libtiff4, maka libtiff3 dapat dibuat dengan cara:

arsa@arsa:~$ cd /usr/lib/
arsa@arsa:/usr/lib$ sudo ln -s ./libtiff.so.4.2.1 ./libtiff.so.3

sedangkan untuk libpng3 diinstal dari repository:

arsa@arsa:~$ sudo apt-get install libpng3

#4:
setelah menyelesaikan langkah ke-3 (instalasi driver), kemudian lakukan :

  • navigasi ke System | Administration | Printing
  • klik New Printer
  • pada Select Connection, pilih printer yang terhubung dalam hal ini (di komputer saya) : Canon IP1800 series USB #1 kemudian klik Forward
  • pilih Provide PPD file, kemudian cari file canonip1800.ppd di /usr/share/cups/model/custom lalu klik open
  • klik Forward untuk ke halaman berikutnya dan klik Apply
  • sekarang printer telah ter-install dan nama printer ip1800_series telah muncul pada daftar Local Printer, kemudian klik Make Default untuk men-set sebagai default printer.

Link bacaan acuan:
% Xubuntu HOWTO: Get your Canon Pixma iP1800 printer to work
(
http://hex1a4.net/xubuntu/HOWTO/04.html)
% Installing Canon Pixma IP1880 in Ubuntu Linux
(
http://free.xiaoyenzi.com/tutorial/installing-canon-pixma-ip1880-in-ubuntu-linux/)
% Install Canon Pixma IP1880 di Ubuntu 7.10
(
http://bali.foss-id.web.id/?p=6)

Written by dearsa

29 July 2008 at 00:38

Posted in Ubuntu

8 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Congrats on the Ubuntu installation. I’m glad that one of my posts actually help out a little.πŸ™‚

    Free Collection

    30 July 2008 at 13:03

  2. @Free Collection :
    hohoho.. thanks to Free Collection, especially to the contributors for post that great articles/tips.. it so help me to solve the problem when I try to install my Canon Pixma IP1880 in Ubuntu Linux..πŸ™‚

    arsa

    10 August 2008 at 13:53

  3. tengkiyu ya…arsa..tulisan kamu berarti banget untukku..kalo ada info baru, segera di posting lagi ya..sukses

    aank

    25 September 2008 at 12:27

  4. @aank :
    wah makasie jg aank, hmm.. iya ini jg masih perlu banyak belajar lagi.. wah saya senang tulisan ini bisa bantu teman2 yg lain.. yup, klo ada info baru nti segera di posting dah.. hehe..πŸ˜€

    arsa

    27 September 2008 at 19:25

  5. salam kenal…
    saya mo tanya, cara instal Pixma 1880 di Ubuntu 7.04. saya sudah mencobanya tapi sampai langkah berikut mengalami kesulitan
    “arsa@arsa:~$ cd /usr/lib/
    arsa@arsa:/usr/lib$ sudo ln -s ./libtiff.so.4.2.1 ./libtiff.so.3
    sedangkan untuk libpng3 diinstal dari repository:
    arsa@arsa:~$ sudo apt-get install libpng3”

    apakah file-file tersebut langsung di download dari internet? (kalo ya tolong kasih tau caranya). sedangkan komputer sy tidak terhubung langsung dengan internet. mohon dibalas lewat email, terimakasih sebelumnnya…..

    andy

    30 January 2009 at 10:07

  6. @andy:
    salam kenal mas Andy..
    maaf, sebelumnya klo balasan emailnya terlambat bgt..
    belakangan ini saya jarang sekali mengakses dan mengupdate blog saya ini.
    smoga balasan email yang saya kirimkan tersebut dapat sdikit membantu.. terima kasih..

    arsa

    12 February 2009 at 11:06

  7. Hai Arsa!
    Saya juga Ubuntu-ers.
    Saya pake 8.04.
    Thanks for your info.

    regards,

    ~brutus~

    brutus

    9 May 2009 at 08:31


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: