Arsa's blog..

try to express myself..

Konfigurasi auto-mount partisi di Ubuntu dengan Pysdm

with 2 comments


Konfigurasi auto-mount partisi di Ubuntu, menurut saya perlu untuk dilakukan khususnya ketika kita melakukan instalasi dual-boot Ubuntu dengan sistem operasi lain (dalam hal ini saya menggunakan Windows XP dan Ubuntu 9.04). Hal tersebut dilakukan karena setelah proses instalasi Ubuntu selesai, partisi hdd lainnya dalam hal ini partisi Windows biasanya secara otomatis telah dikenali oleh Ubuntu, tetapi untuk dapat mengakses partisi lain tersebut maka kita harus melakukan mount sacara manual dengan membuka Places kemudian mengklik setiap hdd yang ingin di-mount. Terlebih lagi terjadi permasalahan, misalnya: ketika kita sudah melakukan mount secara manual terhadap suatu partisi untuk mengakses dan men-set suatu gambar wallpaper dari partisi tersebut maka ketika Ubuntu di-restart, gambar wallpaper yang telah di-set tadi tidak akan muncul karena kondisi partisi kembali ke posisi awal yang belum di-mount.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka prinsipnya kita harus melakukan perubahan pada bagian ‘fstab’ sehingga partisi hdd kita yang lain akan di-mount saat boot pertama kali (seperti yang telah saya lakukan di sini). Pada tulisan tersebut, konfigurasi masih dilakukan secara manual dan wah..😯 saya baru menyadari kalau ternyata ada sebuah aplikasi berbasis GUI yang dapat digunakan untuk melakukan konfigurasi auto-mount partisi yakni ‘pysdm’.

Adapun langkah-langkah konfigurasi dengan menggunakan pysdm adalah sebagai berikut.

#1. meng-install aplikasi ‘pysdm’
aplikasi ‘pysdm’ dapat di-install dari repository dengan perintah:

dearsa@dearsa-desktop:~$ sudo apt-get install pysdm

atau melalui menu Application | Add/Remove seperti gambar berikut:

pysdm-add

atau apabila tidak memiliki DVD repository atau koneksi internet langsung, dapat melalui warnet dan mengakses apt-web di repo-UGM untuk mendownload package instalasi aplikasi ‘pysdm’.

#2. menjalankan aplikasi ‘pysdm’ dan melakukan konfigurasi
setelah aplikasi ‘pysdm’ di-install, untuk menjalankannya dapat melalui System | Administration | Storage Device Manager. Berikut gambar aplikasi tersebut setelah dijalankan.

pysdm-app

Pada aplikasi tersebut akan terlihat list partisi dari harddisk yang kita punyai pada bagian sebelah kiri. Untuk mengatur drive/partisi yang akan kita mount secara otomatis maka kita harus memilih partisi di bagian sebelah kiri terlebih dahulu selanjutnya pada bagian sebelah kanan yakni pada tab General Configuration akan ditampilkan informasi mengenai drive/partisi yang kita pilih. Untuk melakukan mount, maka dibutuhkan suatu mountpoint dan biasanya telah disediakan secara default, namun disini saya mengubahnya sesuai dengan nama drive/partisi di windows (sebagai contoh: driveC,dst). Perlu diperhatikan disini, bahwa setiap mountpoint yang dibuat maka akan terdapat folder yang namanya bersesuaian dengan nama mountpoint tersebut di /media dan untuk pilihan options dapat dibiarkan diset secara defaults. Terakhir, untuk menyimpan perubahan klik tombol apply.

#3. restart Ubuntu
Untuk melihat perubahan yang terjadi, tahap selanjutnya adalah me-restart ubuntu. Setelah proses selesai dan sistem ubuntu kembali seperti semula, perhatikanlah dalam hal ini dapat melalui Places dimana sekarang drive/partisi yang dipilih tadi sudah di-mount secara otomatis setiap sistem ubuntu dijalankan.

Link bacaan acuan:
% Auto-Mount Hard Drives on Ubuntu
(
http://helpforlinux.blogspot.com/2008/09/auto-mount-hard-drives-on-ubuntu.html)
% Mounting Windows Partitions
(
https://help.ubuntu.com/community/MountingWindowsPartitions)
% Automatically Mount Partitions
(
https://help.ubuntu.com/community/AutomaticallyMountPartitions)
% FsTab
(
https://help.ubuntu.com/community/Fstab)

Written by dearsa

14 May 2009 at 16:04

Posted in Ubuntu

2 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. tambah pinter aja arsa sekarang, mainannya linux.
    kalo mau minta aplikasi ‘pysdm’-nya boleh gak?
    gak kuat download nih. hehehe…
    suksma

    arie

    19 May 2009 at 21:20

    • aloo Rie, maaf lama nie.. wah sama aja, gak tau apa2 masih perlu banyak belajar jg.. boleh2 kok, tp skrng lagi pulang kampung.. hehe.. besk klo dah balik tak bawain dah sama dvd reponya.. suksma jg..:mrgreen:

      dearsa

      26 May 2009 at 12:03


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: